Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Sri Hartatik Bekali Warga Kediri Idiologi Pancasila

INDRAPURA.ID  – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Fraksi Partai Golkar Sri Hartatik kembali menggelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan tahun 2022. Acara bertempat di Gedung Hotel Insumo Palace Kelurahan Kaliombo Kecamatan Kota ,Kota Kediri Jawa Timur, Minggu (27/3/2022).

Kegiatan tersebut, digelar untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat bahwa Pancasila merupakan alat pemersatu bangsa dalam menghadapi radikalisme di Indonesia. Dalam kegiatan tersebut, dilakukan juga tanya jawab antara narasumber dan peserta.

Kegiatan dihadiri oleh narasumber dari Divisi Bidang Hukum DPD Partai Golkar Kota Kediri Suwadji SH dan Pengurus Forum Silaturrahmi Doktor Indonesia Jawa Timur (Forsiladi) Dr Junari MSi

Ada sekitar 140 peserta masyarakat Kota Kediri mengikuti kegiatan wawasan kebangsaan. Seluruh peserta tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Dalam sambutannya, Sri Hartatik mengatakan bahwa DPRD Provinsi Jatim memiliki banyak program sosialisasi yang berguna untuk penguatan wawasan masyarakat.

Seperti yang dilakukan pada hari ini, di mana sosialisasi wawasan kebangsaan dilaksanakan untuk mengajak masyarakat lebih mengenal dan memahami tentang Idiologi pancasila.

“Pentingnya menggalakkan persatuan, kerukunan, keguyuban dan keharmonisan didalam kehidupan sehari – hari ini,  sehingga dengan demikian akan tercipta tatanan Kebhinekaan Tunggal Ika di Negara Kesatuan NKRI,” tutur wakil rakyat dari Dapil VIII kabupaten/kota Kediri ini.

Sri Hartatik juga menerangkan ideologi Pancasila sangat penting terus digaungkan untuk masyarakat saat ini, terlebih untuk generasi muda. Hal ini untuk menghindari masuknya paham-paham radikal yang dianggap dapat melemahkan ideologi Pancasila.

“Generasi muda kita saat ini sangat rentan terhadap paham-paham radikal, karena informasi yang simpang siur dapat dengan mudah diperoleh melalui media sosial. Untuk itu kita sebagai orang tua wajib memantau terus kegiatan anak – anak kita,” tandas anggota DPRD Jatim Komisi D ini.

Sementara itu, salah satu narasumber, pengurus Forsiladi Jawa Timur Dr. Junari menjelaskan bahwa, paham radikal saat ini sudah mulai menyusupi segala lini masyarakat di Indonesia.

“Karena masuknya bisa melalui pemahaman agama yang kurang tepat oleh sebagian pemuka agama. Oleh karena itu, paham radikal ini dapat berkembang pesat dan cepat di Indonesia,” tuturnya.

“Untuk itu masyarakat harus menggunakan akal sehat kita, untuk memilih informasi yang masuk, agar terhindar dari pemahaman yang salah,” ungkap Dr Junari.

Hal senada juga disampaikan oleh Divisi Bidang Hukum DPD Partai Golkar Kota Kediri Suwadji SH. Dirinya memaparkan tentang pentingnya wawasan dan pengetahuan hukum yang ada di negara Indonesia, salah satunya yang mengikat dalam kehidupan sehari hari,

Ini wajib diketahui oleh masyarakat karena, saat ini banyak masyarakat yang belum paham tentang hukum, contoh misalnya hukum perdata, hukum pidana dan hukum adat.

Seringkali masyarakat juga melakukan perbuatan-perbuatan yang di dalamnya ada larangan-larangan yang diatur oleh peraturan dan udang undang.

Untuk itu ia mengajak masyarakat agar mengimplementasikan butir butir Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.