INDRAPURA. ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Sosial Tresna Werdha (UPT PSTW) Banyuwangi Dinas Sosoial (Dinsos) Jatim melakukan survei lapangan untuk memastikan kesiapan Sekolah Rakyat (SR) tahap 1C di Kecamatan Muncar, Banyuwangi, yang akan memulai kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 30 September 2025.
Survei yang berlangsung pada Sabtu (20/9/2025) tersebut bertujuan meninjau langsung progres sarana dan prasarana sekolah yang akan menampung 100 peserta didik baru, terdiri atas 50 siswa dengan komposisi SD 2 rombel dan 50 siswa SMA 2 rombel.Kegiatan survei di Balai Diklat Vokasional Kabupaten Banyuwangi, yang dihadiri Kepala Sekolah, perwakilan Dinas PU Banyuwangi, Dewan Guru, serta tim UPT PSTW Banyuwangi.
Dalam kesempatan itu, tim mencatat sejumlah kebutuhan, di antaranya keberadaan pembimbing dan pengasuh asrama yang hingga kini belum tersedia. Selain itu, sekolah juga masih memerlukan petugas satuan pengamanan.Saat ini SR Muncar memiliki 20 guru termasuk kepala sekolah, yang mengajar sebagai guru kelas maupun guru mata pelajaran.
Sekolah Rakyat merupakan program Kemensos yang memberikan kesempatan pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga fakir miskin, mulai jenjang SD hingga SMA. Selain pendidikan formal, siswa juga akan mendapat fasilitas pemondokan, pengasramaan, serta pengasuhan hingga lulus sesuai jenjangnya.
“Dengan menghitung hari menjelang dimulainya kegiatan belajar mengajar, diharapkan semua kebutuhan dapat segera dipenuhi,” ujar Ketua Tim Survei UPT PSTW Banyuwangi, M. Imron Fudholy SE.


