Reses Deni Wicaksono, Siap Alihkan Pupuk Tak Terserap

INDRAPURA.ID – Anggota DPRD Jawa Timur Dapil IX Deni Wicaksono siap membantu masyarakat Ngawi yang mengeluhkan kelangkaan pupuk. Padahal menurutnya Ngawi merupakan salah satu daerah lumbung padi di Jawa Timur.

“Jika ini terjadi terus menerus, tentu akan mengancam nasib para petani,” ujar Deni saat gelar Reses III di Desa Legowetan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, Senin (1/11/2021).

Politisi PDIP ini mengaku menemukan ada sejumlah daerah yang justru pupuknya tidak terserap. Maka, menurutnya, ia akan berupaya membantu mengalihkan pupuk yang tidak terserap itu untuk daerah yang membutuhkan.

“DPRD.Jatim memang sudah pernah mendatangi Kementerian Pertanian di Jakarta untuk menyampaikan masalah petani ini. Namun memang hingga saat ini tidak ada realisasinya,” jelasnya.

Deni menambahkan selain keluhan mengenai kelangkaan pupuk, sejumlah warga yang ia kunjungi juga menyampaikan masalah pendidikan dan kesehatan. Ia mengaki semua aspirasi yang disampaikan sudah ditampung.

“Nantinya, aspirasi ini segera kami teruskan kepada pemerintah dan juga tentu akan segera dibahas dalam rapat paripurna. Tentu ini akan menjadi catatan serius bagi kami,” katanya.

Masa reses juga dimanfaatkan Deni sebagai ajang silaturahmi dengan kader-kader Partai. Menurutnya silaturahmi seperti ini, sebagai konsolidasi untuk menyolidkan struktur Partai dari pusat sampai daerah dalam menghadapi Pemilu 2024. “Kita yakin dengan konsolidasi Partai yang solid, PDIP menjadi pemenang Pemilu 2024,” tuturnya.

Lebih lanjut Deni mengaku pihaknya akan memberikan bantuan program bagi seluruh PAC sesuai kondisi dan kebutuhannya. Sebagai ujung tombak dan penggerak partai, Menurutnya aspirasi PAC dan Pengurus Ranting wajib diupayakan.

“Karena mereka yang langsung bersentuhan langsung dengan rakyat sehingga kendala dan keluhan apa pun cepat tersampaikan pada kami sebagai wakilnya. Bantuan program tentu disesuaikan dengan kondisi masing-masing,” pungkasnya.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.