Rabu, Januari 14, 2026
spot_imgspot_img

Top 5 This Week

spot_img

Related Posts

Gubernur Khofifah: SR Terintegrasi 5 Ponorogo Jadi Role Model Pendidikan Berbasis Karakter

INDRAPURA.ID— Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 5 Ponorogo menjelang tahun ajaran baru yang akan dimulai pada 1 Agustus 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memastikan implementasi tahap 1B Program Sekolah Rakyat berjalan optimal.

Berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektare dan siap menyambut 125 siswa dari keluarga kurang mampu yang terdata dalam Desil 1 dan 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN). Sekolah ini akan menyelenggarakan sistem pendidikan berasrama untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Khofifah memberikan apresiasi terhadap berbagai fasilitas pendidikan yang disiapkan, mulai dari ruang kelas, asrama, lapangan olahraga hingga jogging track.

“Ini salah satu Sekolah Rakyat terbaik dan paling lengkap di Jawa Timur. Fasilitasnya sangat mendukung proses belajar, sekaligus pembinaan karakter siswa,” ujarnya.

Khofifah juga menyoroti peran penting pemerintah daerah dalam menyukseskan program nasional. Ia memuji Kabupaten Ponorogo yang dinilai berhasil menerjemahkan visi besar Presiden Prabowo dalam membangun pendidikan berkualitas untuk masyarakat rentan.

“Apa yang dilakukan Ponorogo ini merupakan refleksi dari keberpihakan terhadap kelompok yang selama ini sulit mengakses pendidikan berkualitas,” tambahnya.

Tak hanya mengandalkan sistem pengajaran formal, SR Terintegrasi 5 Ponorogo juga mengedepankan pembinaan karakter. Dengan sistem boarding school, para siswa akan menjalani rutinitas terstruktur—mulai dari kegiatan fisik pagi, jam belajar malam maksimal pukul 22.00, hingga pengawasan ketat terhadap aktivitas harian.

Menariknya, unsur TNI dan Polri juga turut dilibatkan dalam penguatan karakter siswa. Melalui kolaborasi dengan Dandim dan Polres setempat, siswa akan mendapat bimbingan disiplin secara berkala.

“Keterlibatan aparat dalam pendidikan karakter bisa membentuk sikap mental yang kuat, tangguh, dan berdaya saing. Ini penting agar anak-anak punya fondasi moral yang kokoh,” tegas Khofifah.

Kepala SR Terintegrasi 5 Ponorogo, Devitri Candrawati, memastikan bahwa seluruh fasilitas pendukung pendidikan telah siap. Termasuk ketersediaan tempat tidur, perlengkapan sekolah, dan kebutuhan dasar lainnya.

Sementara itu, calon siswa, Muh Lutfi Oktavia Ramadhani, mengaku antusias bisa bersekolah di tempat ini. Ia berharap bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan disiplin melalui pembelajaran di lingkungan asrama.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, SR Terintegrasi 5 Ponorogo diharapkan menjadi role model pendidikan inklusif dan berbasis karakter di Jawa Timur. Gubernur Khofifah pun berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi unggul yang mampu meraih cita-cita mereka.

“Anak-anak harus berani bermimpi besar. Tidak ada yang mustahil jika kita berusaha keras dan berada di lingkungan yang mendukung,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles