Anggota Fraksi NasDem DPRD Jawa Timur, Deni Prasetya, menilai peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antarlembaga pemerintahan, mulai dari tingkat provinsi hingga desa.
Menurutnya, capaian pembangunan yang diraih selama ini bukan hanya milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh komponen pemerintahan di 38 kabupaten/kota, termasuk kecamatan, kelurahan, dan desa.
“Nakoda pembangunan memang ada di Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun, tidak bisa dilepaskan dari peran besar pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, hingga pemerintahan desa yang menjadi penopang utama di lapangan,” ujar Deni, Senin (14/10/2025).
Anggota DPRD Jatim Dapil Jember-Lumajang itu menambahkan, semangat kolaboratif ini sejalan dengan berbagai program nasional yang tengah dijalankan oleh Presiden dan Wakil Presiden, seperti Program Koperasi Merah Putih 1.1.1 dan Gerakan Makan Bergizi (MBG) – Makan Perutisi Berhenti. Ia menilai kedua program tersebut memiliki arah yang sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kehadiran Koperasi Merah Putih ini harus kita cerna bersama, karena potensinya luar biasa jika dikaitkan dengan kekayaan sumber daya alam dan manusia yang ada di Jawa Timur. Ada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, sampai UMKM—semuanya bisa bergerak serempak,” jelasnya.
Anggota komisi D DPRD Jatim ini menegaskan, momentum HUT ke-80 Jawa Timur harus dimaknai sebagai titik tumbuh bersama bagi seluruh lapisan pemerintahan dan masyarakat.
“Kita patut bersyukur atas capaian Jawa Timur hingga saat ini. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita terus menumbuhkan semangat gotong royong antar level pemerintahan, agar pembangunan ekonomi di semua sektor bisa berjalan berkeadilan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

