HUT Jatim ke-76, Momentum Kebangkitan Pasca-Pandemi

INDRAPURA.ID – Momentum peringatan HUT Jatim ke-76 harus benar-benar dimanfaatkan untuk kebangkitan ekonomi masyarakat Jatim yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Kondisi Jatim yang menjadi satu satunya provinsi yang masuk level 1 PPKM menjadi momentum untuk membangkitkan kembali ekonomi masyarakat.

“Keberhasilan Jatim yang memasuki level 1 PPKM merupakan kerja bersama stake holder Jatim, mulai Gubernur DPRD Kepolisian TNI dan seluruh masyarakat Jatim. Maka kebersamaan yng cukup kuat dalam menurunkan covid, bisa digunakan pula untuk bersama sama dalam membangkitkan kembal perekonomian di Jatim,” ujar Ketua DPRD Jatim Kusnadi, menyikapi HUT Jatim ke-76, Selasa (12/10/2021).

Menurut Kusnadi, momentum HUT Jatim ini, Pemerintah Provinsi bersama Pemerintab Kota Kabupaten harus memberikan dorongan dorongan kebijakan agar kemudian percepatan pertumbuhan perekonomian bisa segera terjadi.

Program program pemulihan ekonomi yang berasal dari pemerintah melalui padat karya harus dilakukan sebagai pengungkit perekonomian masyarakar.

“Belanja belanja modal dari APBD harus lebih banyak diturunkan saat ini. Konsep padat modal yang sempat dimunculkan sebelum pandemi harus dirubah lagi menjadi padat karya. Sebab dengan padat karya maka akan membuat ekonomi bangkit kembali,” ungkapnya.

UMKM yang merupakan salah satu pondasi ekonomi yang cukup kuat kata priaii agar meski perekonomian waktunya dibangkitkan, masyarakat diminta untuk tetap taat protokol kesehatan (prokes).

“Saatnya ekonomi bangkit. Namun jangan kita lengah dengan prokes. Jangan sampai fokus membangkitkan ekonomi akan membuat kita terlena yang imbasnya akan muncul peningkatan covid lagi. Dan ini yang tidak dikehendaki,” pungkasnya.

Sementara itu wakil ketua DPRD Jatim Anik Maslachah mengatakan masih ada PR yang harus dilakukan oleh Gubernur Jatim saat ini. Yakni angka kemiskinan dan penganguran terbuka yang masih tinggi saat ini.

“IPM Jawa Timur juga masih di urutan ke-15 dari 30 provinsi. Dari 11 IKU (Indeks Kinerja Utama) Jatim masih 8 yabg bagus sisanya masih belum ada perbaikan. Varian-varian itulah kemudian yang harus kita benahi bareng-bareng saat ini,” ujarnya.

Untuk itu kata wanita yang juga Sekertaris DPW PKB Jatim, meminta agar pemprov untuk segera mengeluarkan belanja langsung yabg aa di APBD untuk memepercepat kebangkitan ekonomi masyarakat di Jatim.

“Saat ini yang diperlukan anggaran untuk masyarakat agar segera dikeluarkan semaksimal mungkin. Sebab ini menjadi salah satu pengungkit utama untuk kebangkitan ekonomi,” pungkasnya.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *