Ini Pesan Ketua DPRD Jatim kepada Seniman

INDRAPURA.ID – Masa pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan bagi seseorang untuk berkarya. Putra sulung pelukis kondang Surabaya almarhum Amang Rahman, Yunus Jubair justru memanfaatkan waktunya selama pandemi menghasilkan 50 karya goresan tangannya.

Karyanya itu pun dipamerkan secara tunggal dengan mengusung tema “Dialog Ruang Dalam” di Gedung Prabangkara, Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya, Kamis (1/9) malam.

Pada kesempatan itu pula, Ketua DPRD Jatim, Kusnadi tampak hadir. Pihaknya pun menyempatkan melihat karya lukis Yunus Jubair yang telah dipamerkan seusai memberikan sambutan dalam pembukaan “Dialog Ruang Dalam”.

Yunus Jubair mengaku, selama masa pandemi Covid-19 waktunya dihabiskan untuk menggores kanvas. “Selama melewati pandemi, saya isi terus dengan kegiatan melukis sampai dapat menghadirkan lukisan-lukisan yang bisa saya pamerkan di pameran ini sehingga ada dialog ruang dalam,” katanya.

Menurut Yunus, Dialog Ruang Dalam memberikan pemahaman tentang ungkapan hati, adanya perenungan yang tercipta dari pikiran diri sendiri sehingga dapat tertuang dalam goresan cat atau tinta pada setiap lukisan.

“Artinya Dialog Ruang Dalam itu semacam ada kontemplasi, berbicara dengan hati untuk menampilkan satu wujud rupa seni yang digambarkan. Bagaimana menggambarkan satu wujud rasa dari adanya dialog dengan diri sendiri,” ujar pria kelahiran Surabaya tersebut.

Sebanyak kurang lebih 50 lukisan yang terdiri dari media cat kanvas dan drawing pen. Sebagian besar dari karya-karya itu dia hasilkan selama pandemi dua tahun belakangan ini.

Ketua DPRD Jatim Kusnadi pun mengaku takjub dan memberikan apresiasi kepada Yunus Jubair atas karyanya. “Saya sangat mengapresiasi Mas Yunus atas terselenggaranya pameran tunggalnya selama beberapa hari ke depan,” paparnya.

Tentunya, lanjut Kusnadi yang juga Ketua DPD PDIP Jatim ini, dari pameran ini semoga dapat menggugah semangat bersama. “Semoga pameran ini dapat menggugah kita semua, khususnya para pelaku seni untuk terus berkarya,” jelasnya.

Selain itu turut hadir sejumlah seniman dan budayawan Jawa Timur seperti Desemba, Hamid Naban, Fakhur Rojib, Mahdi Betjak dan masih banyak lagi.

Kusnadi berpesan kepada para seniman agar senantiasa melebarkan sepak terjangnya dalam berkarya tidak hanya pada tingkat daerah melainkan tingkat nasional.

“Supaya para seniman khususnya dari Jawa Timur untuk terus berkiprah sampai ke tingkat nasional sehingga kesenian dan kebudayaan semakin dikenal oleh masyarakat nasional. Tentunya akan memberikan kebanggaan untuk kita semua,” jelas Kusnadi.

Berlangsung meriah dengan sejumlah monolog dari Totenk MT Mahdasi dan persembahan lagu oleh Halaman Pengelana.

Pameran lukis Dialog Ruang Dalam karya Yunus Jubair dapat dinikmati mulai dari 1-5 September 2022 di Gedung Prabangkara, Surabaya.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.